Powered By Blogger

Selasa, 24 Mei 2016

SESAL

dan gw terduduk dengan penuh penyesalan dalam diri, sesal yang selau menjalar memberatkan seisi kepala belakang,
sekalipun tertidur orang yang yg bersalah takkan pernah tenang mereka digerayangi penyakit yg mereka tak tahu apa obat
penyembuhnya, merekalah orang yg sakit yang beraktifitas seperti kebanyakan orang normal lainya, terkadang untuk bebas dari
 jeratan ikatan borgol yang sangat kuat, kita harus mengikuti prosedur yg lama untuk bebas dan menjadi baik kembali,
tapi apakah semuanya akan kembali normal setelah kta terbebas, terlepas dari idealisme yg mengakar menjadikan bahan olokan
yg membuat gw malu untuk beranjak dari kekalutan ini, dan tetap melakukan semua ini, dengan senyuman semu yg gw buat,,,
gw ngebayangin alangkah bahagianya apabila gw terlahir dizaman yg belum mengetagui arti ketamakan, yg pasti dizaman itu
semua orang berlaku adil satu sama lain, beridealisme siapa saya dan mengapa saya harus melakukan hal tersebut, apakah saya
bisa selamat dari belenggu kehidupan yang tiap hari kian mencekik ini?, mungkin di planet namak semua itu adalah kebiasaan
setiap orang melakukan kesalahan adalah hal biasa, tak ada peraturan yg membatasi setiap orang untuk maksiat, tak ada batu
kerikil yg bisa menghalangi gerak gerik manusianya, disana peraturan dibuat demi kebebasan setiap manusianya, padahal
kebebasan sendiri mutlak adanya tak pernah tak terbatas, tuhan menciptakan semua ini adil tanpa gurauan dan ada batasan di setiap
jalan dan liku yg kita tempuh,,,
dan tulisan ini melanjutkan kisah gw kedepannya di umur yg sudah tidak lagi remaja ditambah sekelumit pekerjaan bodoh
ngebuat semuanya terasa puas akan kemuakan,
thanks god im not just a people but im like a stranger for all people,,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar